INLISLite v3.3 Rilis 2026: Perpusnas Perkuat Ekosistem Digital Lewat Kolaborasi Relawan Literasi

30 Mei 2026, Banjarbaru - Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) resmi meluncurkan aplikasi otomasi perpustakaan INLISLite (Integrated Library System) versi 3.3 dalam sebuah agenda nasional virtual pada Senin (18/05/2026). Peluncuran sistem ini berlangsung megah karena dirangkaikan langsung dengan dua agenda krusial lainnya, yakni Peluncuran Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Tahun 2026 dan Pengukuhan Duta Baca Indonesia. Setelah situs inlislite.perpusnas.go.id sempat mengalami masa pemeliharaan yang cukup lama, kini wajah baru situs tersebut telah kembali mengudara dan paket instalasinya resmi dirilis secara bertahap hingga rilis final untuk sistem operasi Windows pada 29 Mei 2026.

Kembalinya portal ini dengan versi yang lebih mutakhir diharapkan mampu menjawab tantangan dan laporan kendala (bug) yang selama ini kerap dialami pustakawan daerah, seperti kesulitan sinkronisasi jaringan lokal, gagal ganti logo (cache error), hingga tautan unduhan yang kerap putus. Pembaruan ini sekaligus menjadi momentum akselerasi digitalisasi perpustakaan daerah, sekolah, dan perguruan tinggi yang mengandalkan perangkat lunak sumber terbuka (open source) ini.

Dalam rekam jejaknya, aplikasi yang dikembangkan sejak 2011 oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Perpusnas RI ini merupakan sarana utama pembentukan Katalog Induk Nasional (KIN). Menjawab tantangan sistem sebelumnya, wajah baru situs web INLISLite 2026 hadir dengan antarmuka yang jauh lebih responsif dan informatif. Berdasarkan pantauan redaksi, portal resminya menyajikan navigasi esensial untuk memudahkan transisi pengelola perpustakaan:
  1. Beranda & Tentang: Menyajikan dasbor pengenalan aplikasi dan filosofi INLISLite sebagai aplikasi terpadu yang memadukan pencarian koleksi, sirkulasi, hingga akses literatur digital dengan pengaturan (back-office) real-time.
  2. Fitur & Modul: Halaman ini membedah keunggulan operasional versi 3.3. Di antaranya, pengisian katalog berstandar MARC (Machine-Readable Cataloging), manajemen terbitan berkala (Kardeks), hingga Facet Search pada modul OPAC (Online Public Access Catalog). Fitur Facet Search memungkinkan pemustaka mencari buku menggunakan filter spesifik, setara dengan kemudahan berbelanja di lokapasar digital.
  3. Download (Unduh): Halaman ini merupakan titik pusat akses untuk mengunduh paket instalasi terbaru INLISLite versi 3.3 per tanggal 29 Mei 2026 (tersedia untuk sistem operasi Windows). Pembaruan ini diharapkan telah mengatasi bug-bug kecil pada versi terdahulu.
  4. Aplikasi Pendukung: Menu ini mempermudah admin IT perpustakaan dengan menyediakan tautan perangkat lunak esensial pendukung sistem peladen (server) lokal, seperti XAMPP atau aplikasi kompresi lainnya, agar instalasi portable INLISLite berjalan lancar.
  5. Panduan & Teknis: Pusat bantuan yang sangat krusial, berisi dokumentasi penggunaan sistem, cara konfigurasi offline melalui jaringan kabel LAN, serta saluran konsultasi teknis bagi pustakawan awam.
  6. Sebaran Pengguna: Fitur peta digital interaktif yang memamerkan jaringan ribuan perpustakaan yang telah bermigrasi dan saling terhubung menggunakan ekosistem INLISLite di berbagai provinsi di Indonesia.
Tampilan demo beranda Inlislite v3.3

Antusiasme terhadap kehadiran versi terbaru ini dirasakan kuat oleh berbagai pengelola perpustakaan daerah di Indonesia. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Provinsi Sulawesi Barat, Mustri Mula, S.Sos., M.AP., yang turut hadir secara daring dalam peluncuran tersebut, mengapresiasi terobosan teknologi ini.
"Peluncuran relawan literasi dan pengukuhan duta baca diharapkan mampu meningkatkan semangat membaca masyarakat, khususnya generasi muda. Selain itu, hadirnya aplikasi INLISLite versi 3.3 menjadi dukungan penting dalam peningkatan pelayanan perpustakaan berbasis digital yang lebih efektif dan terintegrasi," ujar Mustri Mula.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Batam juga menyatakan komitmennya. Pihaknya berupaya agar aplikasi INLISLite Versi 3.3 dapat segera diadaptasi secara optimal oleh tim teknis daerah guna menghadirkan pengelolaan dokumen dan buku yang jauh lebih modern, cepat, serta terintegrasi.

Demo Halaman Dashboard Sistem Manajemen Perpustakaan Inlislite


Sinergi antara teknologi (INLISLite) dan penggerak literasi di akar rumput (Relima dan Duta Baca) ditegaskan oleh Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas RI, Nurhadisaputra. Ia mengingatkan bahwa momentum peluncuran ini harus membawa dampak konkret. “Amanah ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga awal dari perjalanan untuk menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dengan kemudahan navigasi situs, pembaruan fitur, serta lahirnya ribuan relawan literasi dari Sabang sampai Merauke, Perpusnas RI berharap kesenjangan infrastruktur digital dapat segera diruntuhkan. Optimalisasi INLISLite versi 3.3 diproyeksikan akan menciptakan ekosistem sirkulasi bahan bacaan yang tidak hanya modern dan terstandardisasi, tetapi juga ramah bagi pemustaka di seluruh penjuru Tanah Air.

Referensi:

  1. Pusdatin Perpusnas. (2026, 26 Mei). Video Teaser Aplikasi INLISLite ver. 3.3 dan SIR5 [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=8Dp3XyEzhW8

  2. Yayasan Az Zahra Kepahiang. (2026). Perpustakaan Nasional Resmi Luncurkan Relima 2026, Helmiyesi "Umi Yesi" Wakili Kabupaten Kepahiang. Diakses dari azzahrakepahiang.or.id

  3. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam. (2026, 19 Mei). Perkuat Ekosistem Digital dan Kolaborasi, Dispusip Kota Batam Ikuti Peluncuran RELIMA, Duta Baca Indonesia 2026, dan Inlislite V.3.3. Diakses dari dispusip.batam.go.id

  4. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat. (2026). Kadis Perpusip Sulbar Ikuti Peluncuran Relawan Literasi, Pengukuhan Duta Baca, dan Peluncuran Aplikasi Inlislite Versi 3.3 Secara Daring. Diakses dari perpusip.sulbarprov.go.id


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak